Ngopdar Bareng Di PonPes Asik Mahabatillah
Tak ayal slogan atau ungkapan di atas terkadang hanya sebatas slogan bagi para personil yang notabenya duduk dalam struktur keorganisasian, loh kok sebatas slogan? iya menurut Penulis ungkapan "Sebatas slogan" tentunya bukan tanpa sebab, karena kala itu saya pernah menanyakan kepada salah satu personil saat sedang shering kendala dalam menjalankan kegiatan di salah satu organisasi mengenai AD ART walhasil personil tersebut balik bertanya
"AD ART itu apa dan fungsinya buat apa?".
Ketika mendirikan sebuah organisasi tentu saja ada susunan pengurus. Pengurus organisasi tentu terdiri dari ketua organisasi, wakil ketua, bendahara, sekretaris dan seksi-seksi bidang. Pengurus organisasi secara umum memang hanya terdiri seperti itu. Pengurus-pengurus tersebut akan menjalankan tugasnya secara masing-masing.
Tujuan sebuah organisasi tidak bisa sesederhana hanya sebatas ngopdar ngobrol ngalor ngidul atau kongres kongkow ora beres-beres. Sebuah organisasi harus memiliki arah dan tujuan yang jelas. Dan, sebuah organisasi bukanlah sebuah tempat yang didirikan untuk sekadar buang-buang waktu, tenaga, dan biaya saja, mengadakan acara yang penting bagaimana caranya bisa menarik masa banyak, wah, rame dan begitu bangga dan merasa berhasil yang hadir ribuan hingga jutaan selanjutnya mplempem gak ada follow upnya.
Banyak manfaat yang didapat dengan melakukan kegiatan berorganisasi. Selain kita belajar untuk saling menghargai dan bekerja sama dengan orang-orang, kita pun akan belajar mengenai tenggang rasa dan rasa disiplin, kalo ngopas kalimatnya filsufnya "Dalam organisasi selalu berupaya mengorangkan orang".
Sebuah organisasi memang dibutuhkan seorang pemimpin, yaitu ketua organisasi. Ketua organisasi memiliki kedudukan yang penting dalam mencapai sebuah tujuan organisasi. Ketua organisasi tentunya tidak bisa bekerja sendiri layaknya superman segala sesuatu dikerjain sendiri untuk mencapai tujuan organisai, tetapi harus dibantu oleh struktur lainnya.
Pada tanggal 18/11/20 hari Rabu pukul 21.15 WIB di kediaman Rois Syuriah MWC NU Cikarang Utara yang juga sebagai pengasuh Ponpes Asik Mahabatillah beliau Kiai Ihsanudin Al Badawy yang tidak asing ditelinga para struktur dan warga NU di wilayah Cikarang Utara. Lagi-lagi di kediaman beliau yang tidak pernah sepi sebagai ketempatan obrolan para struktur, berbagai banom dan warga NU di wilayah setempat, sebelum acara mulai berbagai hidangan kopi, semangka, softdring, teh botol, snack, ditambah lagi gethuk goreng khas purwokerta dari Kang Riyanto komplit yang ditata rapih oleh para santri ponpes Asik Mahabatillah.
Pukul 21.15 WIB acara dibuka oleh Ust Ismet Hamzah sebagai moderator plus MC Sambutan pertama dari Kiai.Ihsan "Terkait pemantapan menindak lanjuti pasca konfercab MWC NU Cikarang Utara pada pertemuan sebelumnya dengan membentuk formatur yang baru kepengurusan MWC NU Cikarang Utara masa hidmat 2020-2025. Harapannya kedepan yang solid, pemantapkan struktural MWC kali ini semoga yang terpilih adalah pilihan dari Allah atas rekom dari para masyayih".
Dilanjutkan sambutan dari ketua MWC NU terpilih Ust Sukirman beliau melaporkan beberapa poin terkait baberapa waktu lalu yang sudah sounding kebeberapa tokoh ulama setempat dan personil yang bakal menduduki struktural di MWC NU kedepan. Beliau berharap struktur yang sudah tersusun ini agar sama-sama berjalan sesuai pada tupoksinya mengingat program kerja kedepan akan dibahas pada raker mendatang dari beberapa poin yang akan diajukan sudah didraftkan, stymulus pada pembahasan raker yang akan datang yaitu: LBM ( Lembaga Bahstul Masail), LTM (Lembaga Tamir Masjid), LDNU (Lembaga Dakwah NU), LAZISNU, LPB (Lembaga Penanggulangan Bencana).
Dilanjutkan sambutan dari ketua MWC NU terpilih Ust Sukirman beliau melaporkan beberapa poin terkait baberapa waktu lalu yang sudah sounding kebeberapa tokoh ulama setempat dan personil yang bakal menduduki struktural di MWC NU kedepan. Beliau berharap struktur yang sudah tersusun ini agar sama-sama berjalan sesuai pada tupoksinya mengingat program kerja kedepan akan dibahas pada raker mendatang dari beberapa poin yang akan diajukan sudah didraftkan, stymulus pada pembahasan raker yang akan datang yaitu: LBM ( Lembaga Bahstul Masail), LTM (Lembaga Tamir Masjid), LDNU (Lembaga Dakwah NU), LAZISNU, LPB (Lembaga Penanggulangan Bencana).
Sebelum di tutup sambutan ketua juga mengapresiasi pada tim sekretaris alhamdulillah MWC NU Cikarang Utara sudah mempunyai Blog dan group FB yang terbaru MWC NU Cikarang Utara yang berisi catatan dan documentasi berbagai kegiatan kepengurusan MWC NU Cikut pra SK dan berbagai artikel-artikel yang semoga bermanfaat bagi para anggota dan struktural banom lainnya.
Kongkow kali ini sangat interaktif seluruh peserta yang hadir diminta dari salah satu personil senior ditubuh keNUan MWC NU Cikut Ust Imron beliau berpesan agar saling menanggapi dan sumbangsih saran dan gagasan kreatifnya sekaligus memperkenalkan diri sebab personil yang hadir tidak semua kenal.
Dalam waktu dekat kegiatan lalitul ijtimak akan diagendakan dan berharap kepada seluruh struktur pengurus diminta kesediaan rumahnya untuk ditempati kegiatan ini, sebab kegiatan ini sebagai saranan menyambung tali silaturahim untuk lebih akrab antar pengurus dan anggota berikut menjalankan saran dakwah pendekatan kultur. Pungkas pesan terahir dari Kiai Ihsan.
Kami tidak biasa dan tidak perlu mencaci maki. Sebab, hal tersebut tidak perlu ilmu dan dipelajari semuanya bisa, namun perkara berbuat kebaikan butuh ilmu dan proses pembelajaran hingga menjadi pembiasaan dan butuh waktu panjang walaupun terkadang tidak dianggap sebagai nilai kebaikan dan kemanfaatan.
#Salam Ngopi Nusantara
#Kontributor Rokhmat
#Redaktur MWC NU Cikarang Utara
Komentar
Posting Komentar